--> Percepat Penurunan Stunting, Pemerintah Nagari Saruaso Gelar Rembug Stunting untuk RKP 2027 - Realita Kini

Pemerintah Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, menggelar musyawarah Rembug Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun Anggaran 2027( poto Maylis)
Realitakini.com Tanah Datar 
Pemerintah Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, menggelar musyawarah Rembug Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun Anggaran 2027. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Aula Rapat Kantor Wali Nagari Saruaso pada Kamis (21/05/2026).

​Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Saruaso, Rismen. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimca Kecamatan Tanjung Emas, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) lintas sektor di tingkat kecamatan,  Ketua KDMP  Efendi Intan Gagah  jajaran BORN, KAN, Ketua TP-PKK Nagari, Ketua TP-PKK Jorong beserta para kader, Bidan Desa, serta berbagai unsur masyarakat dan undangan lainnya.

​Dalam sambutannya, Wali Nagari Saruaso, Agusrimayanto, menekankan pentingnya komitmen bersama dan sinergi dari seluruh lapisan masyarakat dalam program pemberantasan stunting di tingkat nagari. Ia menjelaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya berbicara tentang pemenuhan gizi fisik, melainkan juga sangat berdampak pada perkembangan mental dan kecerdasan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

​"Pemberantasan stunting ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus bergerak serentak untuk memastikan tumbuh kembang dan perkembangan mental anak-anak kita berjalan dengan optimal," ujar Agusrimayanto.

​Secara khusus, Wali Nagari juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi tumbuh kembang anak di nagari.

​"Terima kasih yang tak terhingga kepada para guru PAUD atas dedikasi dan pengabdiannya. Semoga apa yang bapak dan ibu guru lakukan dapat terus berjalan dengan baik dan bernilai amal ibadah di kemudian hari," tambahnya.

​Pada kesempatan yang sama, Koordinator Lapangan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Tanjung Emas, Rida Yanti, memberikan arahan teknis mengenai strategi percepatan penurunan stunting di tingkat lapangan. Dalam paparannya, 

Rida menyampaikan bahwa saat ini tengah digalakkan program inovatif bernama 
"Genting" (Gerakan Pencegahan Stunting).
​Melalui program terintegrasi tersebut, tercatat sebanyak 29 sasaran di Nagari Saruaso yang masuk ke dalam kategori memerlukan intervensi khusus telah mendapatkan bantuan. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka stunting secara signifikan dan memastikan tidak ada lagi kasus baru (zero new stunting) di wilayah tersebut.

​Penyusunan RKP Nagari Anggaran 2027
​Rembug Stunting ini menjadi wadah krusial untuk menampung ide, gagasan, serta usulan program konkret dari para kader kesehatan, bidan desa, dan tokoh masyarakat. Seluruh usulan yang disepakati dalam pertemuan ini nantinya akan diintegrasikan dan dikunci ke dalam dokumen dokumen RKP Nagari Saruaso untuk Tahun Anggaran 2027.

​Dengan pengawalan anggaran yang tepat dari dana desa/nagari, diharapkan program intervensi gizi spesifik maupun sensitif dapat terealisasi dengan maksimal demi mewujudkan Nagari Saruaso yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting. (MailisJ) 
 
Top