Wali Nagari Durian Tinggi, Hendra Gunawan, menerima secara simbolis mahasiswa KKN Universitas Andalas yang akan mengabdi selama 40 hari di nagari tersebut.
Realitakini.com -- Pasaman
Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Andalas (Unand) resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Durian Tinggi selama 40 hari, mulai 6 Juli hingga 18 Agustus 2026.
Kehadiran para mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah nagari dalam memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program pengabdian.
Prosesi serah terima mahasiswa KKN berlangsung dalam suasana penuh keakraban di Gedung Pertemuan Anak Nagari Durian Tinggi, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), pemerintah nagari, perangkat nagari, serta para mahasiswa peserta KKN.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN Unand, Dodon Yendri, M.Kom, mengatakan program KKN menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.
"Mahasiswa akan menjalankan program KKN selama 40 hari, terhitung mulai 6 Juli hingga 18 Agustus 2026.
Kami berharap seluruh peserta mampu beradaptasi dan mengintegrasikan diri dengan masyarakat sehingga setiap program kerja yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata," ujarnya.
Dodon juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Nagari Durian Tinggi beserta masyarakat untuk membimbing para mahasiswa selama menjalankan pengabdian.
"Kami memohon bantuan kepada pemerintah nagari dan seluruh masyarakat untuk membina serta membimbing anak-anak kami selama berada di sini agar mereka memperoleh pengalaman dan ilmu yang sangat berharga," katanya.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh mahasiswa agar menunjukkan kompetensi, integritas, dan sikap profesional selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Wali Nagari Durian Tinggi, Hendra Gunawan, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada mahasiswa Universitas Andalas yang akan mengabdi di wilayahnya.
Ia berharap keberadaan mahasiswa mampu menjadi energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta melahirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi kemajuan nagari.
Hendra juga berpesan agar para mahasiswa selalu menjaga kesehatan mengingat padatnya aktivitas selama pelaksanaan KKN. Di samping itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta menghormati adat dan budaya setempat.
"Silakan berbaur dengan masyarakat, hormati adat istiadat yang berlaku, dan jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga," pesannya.
Sekretaris Nagari Durian Tinggi, Fitri Susanti, turut berharap seluruh rangkaian kegiatan KKN dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat akan melahirkan berbagai program inovatif yang bermanfaat bagi pembangunan Nagari Durian Tinggi.
Melalui program KKN ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Universitas Andalas dan Pemerintah Nagari Durian Tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sosial, kepemimpinan, serta pengalaman nyata sebelum memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. (Nurman)
