Realitakini.com,Kabupaten Malang
Persoalan retribusi parkir di Kabupaten Malang, selalu menjadi asumsi sebagian masyarakat.
Persoalan retribusi parkir di Kabupaten Malang, selalu menjadi asumsi sebagian masyarakat.
Lantaran, banyaknya titik parkir di Daerah terluas ke dua di Jawa Timur (Jatim) ini, khususnya retribusi parkir belum sebanding dengan besaran jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disetorkan ke Daerah setiap tahun.
Hal inilah yang menjadikan masyarakat selalu berasumsi bahwa, retribusi parkir selama ini sebagian tidak masuk ke kas Daerah alias di buat untuk kepentingan pribadi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malang Hafi Lutfi menegaskan, asumsi sebagian masyarakat itu tidak benar.Itu tidak benar, untuk retribusi parkir, semua jukir langsung bayar ke Bank Jatim, jadi uang parkir tidak ada sedikitpun di pegang oleh petugas kami, kata Lutfi, Sabtu (4/1/2020) melalui telepon selulernya.
Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, uang parkir tidak dibuat untuk kepentingan pribadi atau tidak masuk ke kas Daerah, tapi semua di setor oleh jukir menjadi PAD yang nantinya dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk program kerja OPD.
Ia menjelaskan, seluruh layanan yang berhubungan dengan retribusi khususnya parkir, pola pembayarannya secara langsung melalui Bank Jatim, walau memang sepenuhnya belum maksimal.Dengan demikian, Lutfi berjanji, ke depan pihaknya akan lebih memaksimalkan seluruh layanan yang berhubungan dengan retribusi, misalnya parkir, Dishub akan berlakukan program parkir setor langsung (parsel).
Tahun 2019 silam, kata Lutfi, sebenarnya sudah diberlakukan program parsel ini, tapi baru sekitar 20 titik jukir mempraktikkan program parsel tersebut. InsyaAllah, tahun ini kami akan maksimalkan, kami sudah mendata sebanyak 47 titik akan pakai parsel, ujar Lutfi.
Jadi, mekanisme yang diterapkan nanti dan sebelumnya, semua retribusi parkir yang diterima, secara langsung uangnya disetor ke bank oleh jukir itu sendiri, Dishub tidak pegang uang sama sekali, hanya data yang kami kelola, untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir, semua uang parkir semua masuk ke Daerah, tutup Lutfi mengakhiri.(al)
