Pengelolaan Anggaran Media Dinas Kominfo Luwu"Tidak Transparan,Diduga “Ada Penyimpangan.

Realitakini.com-Luwu
Pengelolaan anggaran belanja jasa publikasi dan periklanan media pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Luwu diduga tidak transparan. Pasalnya, masih banyak media mengeluh akibat tidak dapat diterima berlangganan jasa berita pariwara dan iklan Pemerintah Kabupaten Luwu.Jumat,18/2/2022 

Sebanyak 30 an media cetak dan online telah ikut menjadi mitra Dinas Kominfo Pemkab Luwu dengan total anggaran yang digunakan pada tahun 2021 sebanyak Rp. 851 juta. 
 
Dari total anggaran tersebut, Isnurandi Iskandar, Ketua Dewan Pengurus Wilayah II Lembaga Komunitas Anti Korupsi (DPW II L-KONTAK) menilai jika Dinas Kominfo Pemkab Luwu tidak transparan terkait penggunaan anggaran untuk media. Isnurandi juga menduga jika Anggaran belanja untuk media pada Dinas Kominfo Pemkab Luwu tidak sesuai dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) nya. 

“Kami menduga LPJ tidak sesuai fakta yang ada. Kalau memang benar, saya tantang Dinas Kominfo Pemkab Luwu buka-bukaan anggaran media," tegasnya.
 
Isnurandi mengatakan ,"sebagai bentuk transparansi Penggunaan anggaran seharusnya pihak Kominfo Pemkab Luwu tidak bermain-main dalam hal pengelolaan anggaran media.“Jika anggaran sebesar itu tidak dikelola dengan baik dan tidak transparan, maka saya menduga ada yang tidak beres,” ucapnya.

Isnurandi menilai, dengan anggaran yang fantastis dan itu lantas masih banyak media yang belum diakomodir, maka menjadi tanda tanya besar ada apa dengan Kominfo itu? Atas kejadian itu, Isnurandi meminta kepada Inspektorat Pemkab Luwu untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap Dinas Kominfo Luwu terkait anggaran media.
 
“Dalam waktu dekat saya akan menemui pihak BPKP perwakilan Makassar untuk segera mengaudit Dinas Kominfo Luwu. Kalau perlu kita laporkan sekalian ke APH jika ada penyimpangan,” jelasnya.

Untuk itu Isnurandi meminta kepada Kadis Kominfo Luwu agar tidak memilah-milah media sebagai partner kerjasamanya.Maka dari itu, Dia meminta kepada Bupati Luwu untuk segera mengevaluasi Kadis Kominfo, terkait kinerjanya selama ini.

“Kalau terus-terusan seperti ini, takutnya akan semakin memperburuk kemitraan antara Pemkab Luwu dan para Media nantinya,” tukasnya.

Saat wartawan Media Online RealitaKini.com Melakukan konfirmasi Via WhatsApp Kabid LKI ,Devi .,menyampaikan bahwa betul adanya lembaga L-kontak meminta data kerjasama teman-teman media .tapi saya tidak dapat memberikan hal tersebut tanpa ada surat resmi kepada kami karena kami harus mengikuti secara administrasi.

Lanjut"apalagi teman-teman L-Kontak datang ke keminfo kemarin,Pak Kadis dan PPK tidak ada ditempat.keduanya ada sedikit urusan kantor.Ucapnya" (Run)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama