Madra Indriawan Sebut Sekda Kabupaten Solok Cari Muka di Kasus Walinagari Paninjauan


Realitakini.com-Kabuaptean Solok 
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Madra Indriawan meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Medison untuk tidak menjadikan kasus Walinagari Paninjauan, Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok, sebagai panggung untuk mencari muka. 

Hal ini terkait dengan statemen Medison di salah satu media, usai masyarakat mendemo Kantor Walinagari Paninjauan, Selasa (24/5/2022) lalu, yang mengatakan Pemerintah Kabupaten Solok langsung gerak cepat di kasus tersebut. 

"Sama seperti para kepala dinas dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain, Sekda Kabupaten Solok jangan ikut-ikut berpolitik dan membuat polemik di  Kabupaten Solok. Fokus saja bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing," ingat Madra Indriawan, Kamis (26/5/2022). 

Jangan mencari muka, lanjut Madra, atau cari panggung di kasus Walinagari Paninjauan. Perlu diketahui oleh Sekda, bahwa yang bersangkutan sudah mengundurkan diri sejak Januari 2022 lalu, tapi Pemkab Solok tidak pernah menindaklanjutinya. 

"Ini namanya bukan gerak cepat, tapi gerak lambat bin lalai," ujarnya. Madra Indriawan juga menegas kan agar Pemkab Solok, terutama Bupati dan Sekda agar lebih fokus dengan kondisi masyarakat dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Solok. Selain itu, Madra meminta Pemkab Solok jangan sampai peristiwa-peristiwa yang terjadi, dibuat sebagai pengalihan isu dan alasan menutupi rendahnya kinerja pemerintahan saat ini. 

"Fokuslah bekerja karena capaian kinerja rendah. Salah satu indikatornya, APBD Kabupaten Solok tahun 2021, terdapat Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) dengan jumlah luar biasa, sebesar Rp115 miliar. Belum lagi, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) yang jumlahnya miliaran di sejumlah OPD Pemkab Solok. Jangan mencari pembenaran apalagi membuat pengalihan-pengalihan isu seperti ini," ungkapnya.

Sebelumnya, meski proses hukum dan administrasi terhadap Walinagari Paninjauan, Darsel Ilyas baru di tahap awal, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok, Medison, S.Sos, M.Si, langsung bertindak "Super cepat", usai aksi demo masyarakat Paninjauan pada Selasa (24/5/2022). Padahal, video mesum walinagari yang menjadi alasan warga berdemo sudah beredar luas sejak awal 2022, Medison menegaskan pihaknya langsung menunjuk pengganti Darsel Ilyas satu hari berselang. 

"Proses pemberhentian Walinagari Paninjauan selesai dalam satu hari. Kita langsung menunjuk Pejabat Walinagari (Pj). Saat ini kita sedang proses penetapan SK Bupati dan Besok siang langsung sudah ditunjuk Pejabat Walinagarinya,” sebut Medison, di sejumlah media, Selasa (24/5/2022).

Medison beralasan, hal ini agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Pejabat pengganti, menurut Medison, akan ditunjuk dari ASN dari Kantor Camat X Koto Diatas. Ternyata, sehari berselang,Pemkab Solok belum menunjuk pejabat (Pj) Walinagari dari Kantor Camat X Koto Diatas. Tugas-tugas walinagari dilakukan oleh Sekretaris Nagari, Ade Candra.

Sebelumnya, Selasa (24/5/2022), ratusan masyarakat Nagari Paninjauan Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok, menggelar mendemo Kantor Walinagari. Masyarakat menuntut Walinagari Darsel Ilyas, agar secepatnya mundur dari jabatannya. (Syafri)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama