Musrenbang Nagari Simawang Di Hadiri Anggota DPRD Tanah Datar


Realitakini.com  Tanah Datar                              -Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) nagari  Simawang kecamatan Rambatan tahun 2022, menitik beratkan pada pembangunan phisik dan wisata, Rabu (21/09/2022) di Aula Kantor Wali nagari setempat.

Hadir saat musrenbang anggota DPRD Alimuhar St Tunaro,  OPD, Forkopimca, Ketua TP-PKK Nagari, BPRN, KAN, Bundo kandung, tokoh masyarakat,  pendamping Desa dan undangan lainnya.

Dalam paparannya Wali Nagari Simawang Firman Malin Paduko menyampaikan, ada empat isu strategis  yang menjadi permasalahan dalam pembangunan dinagari kita adalah masalah pembebasan lahan.

"Dalam aturannya, ganti rugi untuk lahan masyarakat yang terlalui untuk pembuatan jalan itu Dananya tidak ada, pembangunannya, digunakan untuk kepentingan bersama untuk itu, kami mohon kerja samanya kepada KAN dan BPRN  untuk memberikan masukan atau arahan kepada masyarakat nagari kita," ujarnya.

Terkait dengan tempat objek wisata Kincir Kembar Tigo belum maksimal pembangunannya, sampai Firman dikarenakan memakan dana yang cukup besar.

"Sebenarnya ada dana dari Pokir anggota DPRD, disayangkan dana tersebut tidak mencukupi, namun dana itu dialihkan untuk pembangunan jalan ke lokasi obyek wisata kincia Kamba tigo" tuturnya.

Sementara itu camat Rambatan diwakili Sekretaris Camat (Sekcam) Sukmawati menyampaikan Musrenbang adalah kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun dan laporan dari Seknag dan Walinagari Simawang adalah salah satu dokumen RKP untuk Tahun 2023 dan DU RKP 2024

"RKP Meliputi kegiatan pemberdayaan, kemasyarakatan, pembangunan dan pemerintahan, terkait pembangunan yang disampaikan walinagari untuk kemajuan nagari diperlukan dukungan penuh dari seluruh unsur masyarakat," katanya.

Sementara itu dari Dinas PMDPPKB disampaikan oleh Narti, S.STP Musrenbang merupahkan rangkaian kegiatan pembangunan, yang dikelompokkan dalam 4 bidang  yang merupahkan kewenangan nagari.

Sementara itu anggota DPRD Tanah Datar dari Dapil II Alimuhar St Tunaro menyampaikan untuk pokir anggota DPRD,  ada tiga anggota dewan berasal dari nagari Simawang.

"Untuk membagi dana pokir harus diutamakam mana yang menjadi prioritas yang ada dan mana yang harus jadi kegiatan Nagari dan mana ranah kegiatan Kabupaten ini harus jelas," kata Alimuhar St Tunaro. (**)

Reporter : Mailis

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama