Realitakini.com-- Pasaman
Bupati Pasaman, Welly Suhery, meninjau langsung lokasi bencana kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban di Andilan, Jorong Setia, Nagari Simpang Tonang Selatan, Kecamatan Dua Koto, Jumat (17/1/2026).
Musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut mengakibatkan kerugian materiil berupa satu unit rumah semi permanen dan satu unit rumah permanen beserta seluruh isinya milik Yusraini dan Misdawati.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Welly Suhery didampingi Asisten I, Kepala Dinas Kominfo Pasaman Fatrizon, Kepala Dinas Sosial Arma Putra, Kalaksa BPBD Pasaman Mardianto, serta Ketua BAZNAS Pasaman Asnil M beserta jajaran. Turut hadir Kapolsek Dua Koto, Camat Dua Koto, Wali Nagari Simpang Tonang Selatan, serta unsur terkait dari Dinas Sosial dan BPBD guna memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban korban, BAZNAS Kabupaten Pasaman menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta, yang dibagi masing-masing Rp5 juta per rumah.
Sementara itu, Dinas Sosial Pasaman menyerahkan bantuan logistik berupa beras sebanyak 40 kilogram, makanan siap saji, perlengkapan tidur, serta kebutuhan sandang. BPBD Pasaman juga memberikan bantuan berupa paket hygiene kit, tikar, dan tambahan bahan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Welly Suhery memberikan motivasi dan penguatan moril kepada para korban. Ia menyampaikan bahwa musibah yang terjadi merupakan ujian ketabahan, dan Pemerintah Kabupaten Pasaman berkomitmen untuk selalu hadir serta tidak membiarkan masyarakat menghadapi masa sulit sendirian.
“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak dan menjadi penyemangat bagi korban untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana,” ujar Bupati.
Bupati juga mengapresiasi kesigapan pemerintah nagari, kecamatan, aparat keamanan, serta tim kebencanaan yang telah bekerja cepat dan bahu-membahu dalam penanganan darurat.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran serta terus menumbuhkan nilai gotong royong dalam membantu sesama yang tertimpa musibah di Kabupaten Pasaman. (Nurman)
